UTARI DEWI SINAGA; SERIUS ITU KOMITMEN BUKAN COBA -COBA

SIANTAR, suarasiantar.com – Tidak sedikit masyarakat menilai para caleg perempuan kerap menjadi sorotan, apakah pencalonan kaum hawa ini hanya sekedar coba –coba atau untuk meraup suara parpol masing-masing atau memang mereka benar-benar akan memperjuangkan kepentingan seluruh kaum perempuan di Indonesia.

Utari Dewi Sinaga ibu supel yang satu ini seharinya akrab dipanggil Utari merasa tidak suka berdiam diri dirumah, karena apa yang dilakukannya diluar rumah tak lain ingin menambah wawasan dan banyak teman yang bisa kita jadikan tempat bertukar pikiran dan berdikusi, itupun asal tidak melanggar kodrat seorang ibu terhadap anak – anaknya.

Ibu kelahiran 1973 ini mempunyai anak satu putra dan dua putri beliau tak segan-segan mengisi hari – harinya dengan berbagai bentuk kegiatan diluar rumah baik itu komunitas pedagang, facebooker, organisasi kepemudaan, pengajian dan partai politik semua itu dilakukannya dengan ikhlas dan juga sudah se izin suami bernama Ridwan Tan.

Dalam menjelang pemilihan Presiden dan Legislatif, tentunya Utari Dewi Sinaga Caleg Partai PDIP Nomor urut 3 di Dapil 3 dipenuhi berbagai kesibukan yang mau tak mau harus dijalani sesuai tanggung jawabnya sebagi caleg di politik dan sebagi ibu dirumah tangganya, sesibuknya utari tetaplah menomor satukan keluarga dalam membagi waktu.

Mengenai rumah tangganya tidaklah diragukan, terbukti dari hasil didikan seorang ibu ketiga putra putrinya Yusuf dan Deby kini sudah bekerja diaparat kepolisian bertugas di Siantar & Humbahas, sementara kakak sulungnya Merysa bekerja di Bank CIMB Niaga Jakarta yang baru – baru ini melangsungkan pesta pernikahannya dengan aparat di kepolisian.

Sebagai alumni SMEA Darma Bhakti di Jalan Siatas Barita Tomuan Siantar Jurusan Akutansi tidaklah sia-sia bagi Utari yang dulunya sempat membuka usaha dagang makanan/minuman dan aksesories selama 10 tahun digelutinya dengan penuh sabar dan suka dukanya berdagang di lokasi taman bunga Siantar, tentunya kepercayaan dirinya sudah cukup teruji dalam bermasyarakat.

Dengan berbaurnya utari di berbagai hal kegiatan membuatnya dirinya cepat akrab di mata masyarakat begitu juga dimata teman – temanya apa lagi yang baru mengenalnya dan itu diakui oleh rekan partainya yang aktif di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mendukungnya agar Utari maju mencalonkan di pemilihan legislatif 2019

Menurutnya kalau dorongan maju di legislatife hanya untuk melengkapi kuota saja, jelas utari akan menolaknya mentah –mentah sebab, apa yang telah dipercayakan dan diamanahkan oleh partainya di (PDIP) semua itu tak lain untuk kepentingan rakyat khususnya terhadap rakyat kaum perempuan.

Menurutnya pemasalahan kaum hawa di Indonesia masih sangat beragam. kerap di diskriminasi, yang tak jarang merenggut nyawa, Karena RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) yang tidak kunjung disahkan, menjadi contoh betapa sulitnya membuat undang-undang yang dapat melindungi para kaum perempuan.

Karena banyak sekali pasal-pasal yang berpotensi mengkriminalisasi perempuan, contoh, “tidak bisa menunjukkan akte perkawinan di pidana, menunjukkan semacam alat kontrasepsi pada temannya juga di pidana, ini kan berat sekali. Kayaknya semua kaum perempuan bisa masuk penjara kalau begitu,” ungkap Utari.

Melihat fenomena ini dalam menjelang pilpres dan pileg 2019 para seluruh calon anggota legislatif (caleg) perempuan diharapkan dapat menunjukan aksinya berjuang dan harus berani menyuarakan hal-hal yang terkait isu perempuan, agar keseteraan hak dan perlindungan kaum perempuan dapat dijamin oleh negara.

Utari yang beralamat di Jalan H. Ulakma Sinaga berharap agar para seluruh caleg perempuan lainnya menaruh perhatian besar terhadap undang-undang yang dinilai masih belum berpihak pada perempuan “Maka dari itu mari bersama – sama kita jadikan permasalahan ini menjadi PR kita, bila nanti duduk di DPR, pinta Utari mengakhiri (ryz)

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed