Terjaring Razia, 7 Unit  Mopen dan 1 Unit Sepedamotor “Dikandangkan” Sat Lantas Polres Siantar

Pematangsiantar, suarasiantar.

Sebanyak tujuh unit mopen baik angkutan kota (angkot) ataupun angkutan pedesaan (angdes) dan satu unit sepedamotor ditahan atau “dikandangkan” setelah terjaring razia yang dilaksanakan personil Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Pematangsiantar, pada hari Rabu (9/10) pagi, dimulai sekira pukul 08.00 Wib di Jalan Sutomo depan RSUD dr Djasamen Saragih.

Kapolres Pematangsiantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, SIK., saat dikonfirmasi melalui Plh Kasubbag Humas AIPDA Napena Karo-karo mengatakan, tujuan penggelaran razia tersebut untuk menekan atau mengurangi jumlah angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Pematangsiantar.

Kasat Lantas AKP Septian Dwi Rianto, SH, SIK memantau personil melakukan tindakan tilang terhadap seorang pengemudi kendaraan (fred/SS).

Napena menjelaskan, sebelum razia dimulai, Kasat Lantas AKP Septian Dwi Rianto, SH, SIK., terlebih dahulu memimpin dan memberikan arahan dan bimbingan kepada para personil yang melaksanakan razia. Dalam razia tersebut tidak hanya para personil Satuan Lalu Lintas saja, melainkan juga melibatkan pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pematangsiantar.

Dari hasil razia tersebut ditemukan 53 pengendara kendaraan baik roda dua atau sepedamotor maupun roda empat yang terjaring dengan diberikan tindakan berupa tilang.

Dimana dari 53 pengendara tersebut, 12 pengendara diberikan sanksi tilang di bagian Surat Izin Mengemudi (SIM), 33 pengendara diberikan sanksi tilang di bagian Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan 8 unit kendaraan meliputi tujuh unit jenis angkutan kota (mopen) dan satu unit jenis sepedamotor ditahan karena pengendara tidak dapat menunjukkan SIM dan STNK.

“Ada 53 pengendara kendaraan yang terjaring razia dan ditilang. Para pengendara yang ditilang tersebut harus membayar denda tilang dan mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar sesuai jadwal yang terlampir di kertas tilang,”ujar Napena.

Untuk itu, Napena menghimbau agar masyarakat pengendara kendaraan supaya tertib berlalu-lintas dengan melengkapi surat-surat kendaraan dan mematuhi peraturan lalu-lintas. “Razia rutin ini akan tetap diselenggarakan Satuan Lalu Lintas demi mengurangi jumlah angka pelanggaran dan kecelakaan lalu-lintas di wilayah hukum Polres Pematangsiantar ini,” demikian disampaikan AIPDA Napena Karo-karo mengakhiri. (fred/SS).

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed