Satlantas Polres Siantar Tertibkan Balap Liar, Berikut Ini Pelanggaran Lalulin Diamankan

Siantar, suarasiantar.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Pematangsiantar berhasil menyita sebanyak 24 knalpot yang tidak Standar Nasional Indonesia (SNI) serta dua unit sepeda motor jenis Vespa modifikasi.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Pematangsiantar AKBP Heribertus Ompusunggu saat menggelar konfrensi pers pasca Oprasi Ketupat Toba 2019, Jumat (14/6/2019) siang.

Kendaraan jenis vespa yang telah dimodifikasi (ist/red)

Selain itu, Kapolres Siantar AKBP Heribertus Ompusunggu juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat atas informasi yang diberikan terkait aksi balap liar pada hari Jumat dan Sabtu.

“Terimakasih kepada masyarakat atas informasi yang disampaikan terkait aksi balal liar. Pertama untuk balap-balap liar menggunakan knalpot racing yang berhasil kita tidak dilakukan pencopotan karena knalpot ini tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). Ini motornya di Polres suaranya sampai ke Ramayana,” ujar Heribertus.

“Mesinnya Vespa, dibuat roda tiga. Kita amankan selama 13 hari Operasi Ketupat Toba 2019. Untuk pelanggar septibel ada 9 yang ditindak dan kendaraan yang melawan arus ada 9 dan pengemudi dibawah umur ada 21 kasus,” ungkapnya.

Knalpot jenis racing yang berhasil disita dari pelanggar lalu lintas (ist/red).

Disampaikan Heribertus kembali, saat berlangsungnya Operasi Ketupat Toba ini dan bagi pelanggaran lalu lintas diberikan surat tilang.

“Seperti kenalpot ini, kita panggil orang tua pemilik kendaraannya dan Kepala Lingkungan, kemudian diberitahukan sekolahnya agar diberikan teguran. Karena kebanyakan 80% pelanggar anak dibawah umur,” ucapnya.

Untuk angka kecelakaan selama Oprasi Ketupat, tetap sama ditahun 2018 dan 2019. Totalitasnya menurun.

“Kalau untuk kerugian material mencalai Rp 28 juta lebih ditahun 2018 dan ditahun 2019 Rp 3 juta lebih. Untuk meninggal dunia (MD) ditahun 2018 5 kasus dan 2019 5 kasus,” pungkasnya.(Joe)

Editor: Maris

Facebook Comments

News Feed