Ramen Terenak di Dunia Berasal Dari Indonesia?

Kuliner, suarasiantar.com | Tak kalah dengan dunia hiburan, ternyata salah satu kuliner asal Indonesia juga diganjar anugerah sebagai kuliner terenak. Baru-baru ini, sebuah harian asal Amerika Serikat, LA Times, menganugerahi Indomie sebagai ramen terenak. Ramen sendiri merupakan masakan mie kuah yang cukup terkenal di Jepang yang asalnya dari Cina.

Seperti diberitakan oleh Kompas, dilansir dari LA Times, peringkat yang dimenangkan Indomie sebenarnya peringkat ramen instan terbaik atau LA Times Instant Ramen Power Ranking, dimana sebenarnya menempatkan Indomie sebagai juara sebenarnya curang, sebab Indomie lebih tepat disebut sebagai mie instan dari pada ramen, seperti diungkapkan Lucas Kwan Peterson, seorang kolumnis makanan pada LA Times.

Peringkat mie instan terenak versi LA Times (LA Times/Kompas)

Namun Peterson sepertinya tidak peduli akan hal tersebut, sebab menurutnya Indomie rasanya memang sangat enak.

Jenis varian Indomie yang diganjar menempati peringkat pertama adalah Indomie goreng rasa ayam panggang. Peterson menjelaskan jika sebungkus Indomie lengkap dengan berbagai bumbu instan-nya terasa “sangat surgawi”, saking enaknya.

Sementara itu, untuk sang legenda Tanah Air, Indomie goreng, menempati peringkat ke sepuluh, karena Peterson menilai varian ini rasanya terlalu manis.

Indomie goreng ayam panggang mengalahkan MyKuali varian kari putih asal Malaysia dan Nongshim Shin varian Black dan Sapporo Ichiban varian Tokyo Chicken Momosan yang keduanya berasal dari Jepang.

 

Sempat Ingin Diklaim Luar Negeri

 

Saking enaknya rasa Indomie di luar negeri sana, ternyata banyak negara-negara luar yang ingin mengklain Indomie, sebagai produk mereka.
Sebut saja seperti negera-negara di Afrika, Maroko dan Nigeria. Bahkan kabarnya, saking populernya Indomie di kalangan warga negara tersebut, sampai dibuatkan pabrik cabang mie instan asal Indonesia ini.

Lain lagi dengan negara-negara di Timur tengah. Mungkin karena cita rasa antara orang-orang yang berada di negara-negara Timur tengah hampir sama dengan orang Indonesia, jadinya banyak dari mereka yang rela untuk mengekspor secara besar-besaran Indomie. Malah, hampir 90% persen pasar mie instan di sana dikuasai oleh Indonesia dengan Indomie-nya. Tak mau kalah dengan negara-negara di Afrika, negara-negara di Timur tengah pun sampai meminta untuk dibuatkan pabrik sendiri yang merupakan cabang resmi dari Indonesia. Negara-negara di Timur tengah bersanding dengan negara-negara dari Afrika sebagai importir terbesar Indomie. Hal ini tentu sebagai penyumbang devisa yang besar terhadap Indonesia.

Saat orang luar negeri mencicipi nikmatnya mie instan legendaris asal Indonesia (kolase : suarasiantar)

Tidak perlu jauh-jauh sampai ke Afrika atau Timur Tengah, Malaysia yang bertetangga dengan Indonesia sendiri, sering tergiur dengan mie buatan dalam negeri ini. Hampir tiap tahun, Malaysia menjadi salah satu negara pengepul terbesar mie instan kita. Bahkan Indomie membuatkan pabrik sendiri untuk memenuhi kebutuhan para konsumen. Serupa dengan negara lain, produk kita ternyata bersaing ketat dengan produk asli negaranya sendiri. Bahkan jauh lebih diminati, sampai-sampai Indomie dibuat dengan berbagai variasi, mulai dari sop, burger dan beraneka-ragam jenis masakan lainnya. Hal tersebut membuktikan bagaimana cintanya mereka dengan produk asli Indonesia ini.

Selain itu, ternyata Indomie juga sudah melebarkan sayapkan ke benua biru Eropa. Sebut saja negara Serbia, dimana sejak produk Indonesia ini diekspor ke sana, orang-orang di sana langsung meleleh merasakan kenikmatan mie instan yang satu ini. Alhasil, mereka pun meminta kerjasama agar dapat dengan mudah mendapatkan produk kenamaan Indonesia ini.

Nasib serupa juga dialami oleh beberapa negara-negara di Asia lainnya. Sebut saja Taiwan, Hongkong dan Jepang. Seperti diketahui jika negara-negara tersebut merupakan negara-negara pecinta mie. Jadi bukan hal aneh lagi jika banyak warganya yang beralih ke produk Indonesia yang satu ini, karena memiliki cita rasa yang khas. Buktinya, banyak produsen mie di Taiwan yang mulai gusar dengan kehadiran produk Indonesia yang satu ini karena lakunya bukan main. Sedangkan di Jepang, mie kebanggan kita ini juga mulai dilirik. Tentu saja dengan sedikit rasa yang berbeda, karena di Jepang terdapat aturan tegas yang membatas penggunaan Monosodium Glutamate (MSG), salah satu bahan yang terkandung di dalam Indomie. Meski begitu, ternyata masih banyak warga Jepang yang menyukai produk kebanggaan kita ini.

Itulah beberapa negara yang sangat cinta mati dengan produk mie kebanggaan kita ini. Bagaimana dengan kamu? (ern/SS)

Sumber : Kompas dan berbagai sumber lainnya.

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed