Puluhan Pohon di Terminal Horas Tanjung Pinggir Ditebangi

Pematangsiantar, suarasiantar.

Sejumlah pohon yang ada di kompleks Terminal Horas Tanjung Pinggir, Jalan AMD, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Pematangsiantar terlihat ditebangi.

Informasi dihimpun, kabarnya di antara puluhan pohon yang ditebang itu, salah satu nya jenis mahoni. Pohon-pohon yang ada di Terminal Horas Tanjung Pinggir itu, ditanam Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, sejak tahun 1997 lalu, dimana sekitar empat tahun kemudian, Terminal Horas Tanjung Pinggir sudah dialihkan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan dikelolah oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah 2 Sumatera Utara.

Sejumlah pohon yang ditebangi di kompleks Terminal Horas tanjung Pinggir, Pematangsiantar (fred/SS)

Seminggu kemarin, puluhan pohon yang salah satunya jenis mahoni, ditebangi diduga atas perintah salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial JS. Penebangan pohon itu tidak diketahui BPTD Wilayah 2 Sumut. Lalu dua hari kemudian JS membuat surat ditanda-tangani Kepala Terminal, perihal perampingan pohon di kompleks Terminal Horas Tanjung Pinggir tersebut, dengan tujuan supaya menjadi alasan penebangan tersebut.

Padahal perampingan tidak-lah dilakukan pemotongan hingga ke akar, tetapi bagian ranting. Pohon yang dipotong diangkut menggunakan truk colt diesel dan diduga dijual kepada seseorang, sedangkan ranting rantingnya dikumpulkan di bagian belakang terminal tersebut.

“Pemotongan puluhan pohon di komplek Terminal Sukadame, informasinya gagasan si JS, yang juga pegawai di Terminal Horas itu, dan tidak diketahui BPTD Wilayah 2 Sumut. Lagipula, surat ditanda-tangani Kepala Terminal dibuat ke Dinas Tarukim, setelah terlebih dahulu dilakukan pemotongan. Setiap harinya pohon yang sudah dipotong diangkut menggunakan truk colt diesel. Pohon-pohon itu diduga dijual, tapi belum tahu siapa oknum yang membeli,” ujar Informan yang tidak mau menyebutkan namanya itu.

Kepala Terminal Bungkam Ditanyai Izin dan Keberadaan Potongan Kayu

Sementara itu, Kepala Terminal Horas Tanjung Pinggir, Jumanter Pangaribuan, saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp (WA), pada Sabtu (17/8) malam, sekira pukul 19.22 WIB, bungkam, saat ditanyakan perihal izin dan tujuan pemotongan puluhan pohon tersebut. Jumanter membantah telah menjual puluhan pohon yang ditebangi tersebut.

“Coba telesuri itu Pak dijual atau tidak,” ujar Jumanter.

Tetapi saat ditanyakan kemana tempat penyimpanan puluhan pohon yang ditebangi tersebut, Jumanter kembali bungkam.

JS oknum ASN yang kabarnya sebagai penggagas pemotongan puluhan kayu itu, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat ke Handphone (Hp)-nya, hingga berita ini diturunkan ke redaksi, sama sekali tidak memberikan jawaban.

Di tempat terpisah, Kapolsek Siantar, Martoba AKP Resbon Gultom, mengatakan, akan mengecek informasi penebangan puluhan pohon di kompleks Terminal Horas Tanjung Pinggir tersebut. ‘Trims, akan kita cek,” jawab Resbon singkat. (fred/SS)

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed