PTPN IV Kebun Adolina Kenalkan Proses Pengolahan Kelapa Sawit Kepada Siswa SMN

suarasiantar.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meluncurkan Program Siswa Mengenal Nusantara (SMN), yang bertujuan untuk menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini kepada siswa SMA/SMK/SLB. Keragaman kekayaan Nusantara dan potensi daerah diperkenalkan melalui interaksi langsung siswa dengan komponen Pemerintahan dan masyarakat di provinsi yang dikunjungi.

Dilansir dari Antara Sumut, kali ini Siswa peserta program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2019 asal Sumatera Utara mendapat pembelajaran mengenai proses pengelolaan kelapa sawit di PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Kebun Adolina, di Perbaungan, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Selasa (13/8).

Di bawah bimbingan langsung Manager Kebun Adolina, Noveri Idris Butar-butar, peserta dibawa berkeliling pabrik kelapa sawit Adolina, sekaligus memperkenalkan proses pengolahan kelapa sawit sejak dimulai dari kecambah, penanaman hingga buah dikirim ke pabrik untuk diolah.

“Kita juga memperkenalkan dan menyampaikan kepada anak-anak bagaimana buah kelapa sawit di kelola menjadi CPO ,” disampaikan Manajer Kebun Adolina Noveri Idris Butar Butar.

Ditambahkan pula oleh Noveri, jika program ini sangat bagus dan penting bagi siswa-siswi yang mungkin belum begitu mengenal tentang pabrik kelapa sawit, selain akan menambah pengetahuan akan kelapa sawit.

“Program ini sangat penting, dimana melalui program SMN merupakan sarana transfer knowledge (pengetahuan), terutama bagi para pelajar, yang saat ini ingin lebih banyak tahu tentang bisnis-bisnis yang dilakoni oleh BUMN. Apalagi jika suatu saat ini, para pelajar ini ingin lebih memajukan lagi perusahaan-perusahaan BUMN di Indonesia,” ujar Noveri.

Siswa Mengenal Nusantara (SMN) merupakan program rutin yang digelar setiap tahun oleh Kementerian BUMN dan untuk tahun 2019 ini, di Sumatera Utara bertindak sebagai penyelenggara adalah PTPN IV selaku koordinator berserta PT. Jasa Tirta I dan PT. KIM.

Untuk tahun ini, kegiatan SMN diikuti sebanyak 35 orang siswa, yang terpilih setelah melewati seleksi yang digelar oleh Dinas Pendidikan setempat.

Ke-35 orang siswa tersebut merupakan perwakilan dari 33 kabupaten dan kota serta dua orang siswa berkebutuihan khusus dari SLB Negeri Salak, Dairi, dan SLB Negeri Batubara. Selama kegiatan para pelajar nantinya akan didampingi oleh dua orang guru pendamping dan dari Dinas Pendidikan.(sumber:antarasumut)

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed