KPUD Siantar Tindak Lanjuti Ketetapan KPU RI, Penyelenggara Wajib Pakai APD

Siantar,suarasiantar.com |
Jadwal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang sempat tertunda kini ditetapkan ke tanggal 9 Desember 2020. Ketetapan ini pun akan ditindak lanjuti KPUD Kota Pematangsiantar dengan terlebih dahulu menerima aturan teknisnya karena Pilkada kali ini harus mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Hal ini disampaikan ketua KPUD Pematangsiantar, Daniel Sibarani, Kamis (4/6).

Daniel Sibarani mengatakan, hal penting dalam melaksanakan tahapan adalah bagaimana penyelenggara dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) sehingga saat bekerja, yang rentan bersentuhan dengan orang banyak, penyelenggaran dapat terlindungi.

Dijelaskan, salah satu tahapan yang perlu dilanjutkan karena sempat tertunda adalah verifikasi faktual terhadap data dukungan syarat bakal calon dari jalur perseorangan. Ini menjadi tugas berat Panitia Pemungutan Suara (PPS) ditingkat kelurahan se-Kota Siantar di tengah Covid-19.

“Dalam melaksanakan verifikasi faktual itu, PPS wajib dilengkapi dengan APD dan alat pengukur suhu tubuh,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan Daniel, disaat verifikasi faktual, PPS juga harus menjaga jarak (phisycal distancing) dan tidak boleh menciptakan kerumunan. Sehingga nantinya, saat verifikasi berlangsung, PPS tidak diperkenankan berhadapan dengan warga yang jumlahnya lebih dari 5 orang. “Paling banyak lima orang,” katanya.

Sebagaimana diketahui, KPU RI yang telah menetapan jadwal pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 setelah ditunda dari jadwal awalnya di tanggal 23 September 2020 akibat wabah COVID-19. Sedangkan tahapan lanjutan di tengah pandemik COVID-19 ini akan dimulai tanggal 16 Juni 2020. (SS04/suarasiantar)

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed