Korban Tabrak Lari, Pelajar SD Asal Batubara Tewas Ibunya Luka Luka

Simalungun, suarasiantra.com | Iswanto (10), pelajar SD, warga Dusun 2 Rambung Merah Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batubara, tewas, sedangkan ibunya Dewi Rukayah (45), luka-luka, setelah menjadi korban tabrak lari kendaraan mobil yang belum diketahui jenis dan plat nomor polisi (nopol)-nya.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Lintas Siantar-Perdagangan, tepatnya di Kampung Suka Rakyat II, Kelurahan Kerasaan I, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Rabu (20/11) sekira pukul 19.00 Wib.

Awalnya Iswanto dan ibu-nya baru dari rumah kakak-nya di daerah Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, kemudian berencana pulang ke rumah mereka di Dusun 2 Rambung Merah Desa Empat Negeri, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batubara dengan berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Revo BK 2717 NAF.

Setiba-nya di TKP, korban meminta berhenti karena mau buang air kecil. Lalu Rukayah memberhentikan laju sepeda motornya. Namun saat korban mau turun, tiba-tiba sepeda motor yang mereka kendarai ditabrak mobil yang datang dengan kecepatan tinggi dari arah belakang.

Tubuh korban pun terseret dan terkapar di aspal. Warga setempat yang mengetahui kejadian melihat dan langsung membawa korban dan Rukayah yang dalam kondisi luka-luka ke rumah sakit terdekat. Namun setiba di ruangan IGD, ternyata korban ditemukan sudah meninggal dunia. Kemudiam jenazah korban dibawa untuk keperluan visum ke ruangan jenazah RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar. Sementara mobil yang menabrak diketahui langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi, sehingga tidak diketahui jenis dan plat nopol-nya.

Tidak lama setelah kejadian kecelakaan, personil piket Poslantas datang melakukan olah TKP, sekaligus mengamankan barang bukti sepeda motor yang dikendarai Rukayah. Personil piket Unit Laka Sat Lantas Polres Simalungun melihat kondisi korban di ruangan jenazah rumah sakit umum milik Pemko Pematangsiantar.

“Hingga saat ini kejadian kecelakaan tersebut sedang ditangani, untuk kemudian akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar Kasat Lantas IPTU Jodi, saat dikonfirmasi melalui Kanit Laka IPTU Amir Mahmud, SH. (fred/SS).

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed