Kepergok Hendak Mencuri,Pria Ini Diamuk Warga

Siantar,suarasiantar.com |
Gara-gara ketahuan hendak mencuri puluhan bungkus rokok, seorang pria yang mengaku marga Sinaga (30), warga asal Nagori Rambung Merah, Kabupaten Simalungun, babak belur dihakimi massa.

Bahkan, warga yang merasa geram, mengikat tubuh pencuri tersebut ditiang listrik. Tak itu saja, usai dihakimi pelaku mendadak gila dan kesurupan, Rabu (12/8) pagi sekira jam 05.30 WIB.

“Sempat kami tanya tadi dia, ngaku marga Sinaga dan tinggal dirambung merah. Tapi ya gitu, nggak mau dia bilang siapa nama aslinya. Habis itu jerit-jerit dia kayak kesurupan,” ujar warga sekitar, Hanafi Lubis (28).

Dikatakan Hanafi,pelaku tak sendirian.Namun ia bersama tiga rekannya mencoba masuk kedalam kedai kelontong lewat pagar besi milik Pak Naga (45) di Jalan Sadum, Kelurahan Bane, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar.

Karena aksinya ketahuan warga, korban yang saat itu sedang ingin membuka usaha miliknya. Sontak, korban terkejut dan teriak maling dan membuat dua pelaku lainnya lari kocar-kacir dan hilang ke arah jalan Bali.

Sedangkan pelaku marga Sinaga yang tertangkap, berlari ke arah Jalan Sadum Bawah. Saat korban berteriak, ternyata membuahkan hasil. Dimana warga yang mendengar teriakan ikut mengejar pelaku.

“Karena Pak Naga itu teriak sambil ngejar. Kami pas disimpang, kutengok juga pelakunya lari. Makannya kami kejarlah, rupanya dapat di simpang. Terus warga sini langsung ikut memukuli karena geram,” ujar Hanafi.

Habis diikat ditiang listrik yang hanya berjarak 200 meter dari kedai kelontong milik korban. Pelaku yang berhasil diamankan itu kemudian tiba-tiba seperti orang gila.

Warga langsung menghubungi personil Polsek Sialantar Utara. Tak butuh waktu lama, personil piket datang. Pelaku langsung diamankan dan dibawa pergi menggunakan mobil patroli menuju Mapolsek.

Masih kata Hanafi, mengaku dikampungnya sering terjadi aksi pencurian barang-barang didalam rumah warga.

“Disini sering kehilangan, tapi baru ini aja ketahuan. Orang itu bertiga, dua lagi lari,” tambah Hanafi.

Sementara, korban yang ditemui enggan membuat laporan dan berdalih memaafkan pelaku karena sama-sama marga Sinaga.” Biarlah lepas, kasihan dia. Rokokku pun tak sempatnya dibawa dia,” papar korban.

Terpisah,pelaku yang ditemui di Mapolsek Siantar Utara terlihat babak babak belur dibagian wajah.

Terkait hal tersebutKaposlek Siantar Utara, AKP Manaek Sahala Ritonga menjelaskan korban tidak membuat laporan ke Polsek.

“Benar, tapi korban tak mau melapor, padahal kalau melapor, pasti kita prosesnya. Saat ini keluarganya si pelaku yang diamankan kita belum tau dan dia pura-pura gila,” jawabnya singkat sembari mengatakan pelaku masih di Polsek.(SS02/suarasiantar)

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed