Kepala Personil Polsek Raya Dipukul Pakai Batu di Jalan Serdang

Pematangsiantar, suarasiantar.

Kepala Bripka Joel P Gultom, salah satu personil Polsek Raya, Polres Simalungun, harus mendapatkan jahitan sebanyak tujuh kali akibat dipukul salah satu warga berinisial Warsito, menggunakan batu, di seputaran Jalan Serdang, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar, pada hari Rabu (11/9/2019) malam sekira pukul 18.00 Wib, tepatnya tidak jauh dari rumah pelaku.

Awalnya Joel melihat keberadaan Wawa di seputaran Jalan Serdang, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar. Dimana Wawa diketahui warga Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun itu, merupakan pelaku penganiayaan sebagaimana dilaporkan Dwi Hando Sinaga sesuai nomor : 40/IX/2019/ Sek.P. Raya, tertanggal 8 September 2019 kemarin, dan sejak adanya laporan pengaduan itu Wawa sudah tidak kelihatan lagi di seputaran Kecamatan Raya.

Joel pun mengejar Wawa. Tapi saat memasuki sebuah gang di Jalan Serdang ternyata Joel kehilangan jejak Wawa. Joel pun mencoba mempertanyakan keberadaan Wawa kepada pelaku Warsito. Mendengar Joel sebagai anggota kepolisian yang akan menangkap Wawa, membuat pelaku Warsito dari arah belakang memukulkan batu kebagian kepala Joel.

Hitungan menit warga setempat sudah ramai berkerumun sehingga Joel pun terpaksa pergi meminta pertolongan ke Mako Polres Siantar di Jalan Sudirman, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terjadi, untuk kemudian dibawa berobat ke Rumah Sakit Rasyida, Jalan Seram Atas, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar.

Sementara itu Kapolsek Raya, AKP R Sinaga, saat dikonfirmasi pada Kamis (12/9/2019) malam sekira pukul 18.30 Wib, membenarkan personilnya Bripka Joel P Gultom, menjadi korban penganiayaan di Jalan Sudirman dengan cara kepala dipukul menggunakan batu.

Kapolsek menjelaskan keberadaan Joel di seputaran Jalan Serdang Pematangsiantar adalah untuk menyampaikan agar Wawa datang ke Mako Polsek untuk menghadiri undangan pemeriksaan sebagai saksi kasus penganiayaan atas laporan pengaduan warga bermarga Sinaga.

Pelaku Warsito merasa keberatan atas keberadaan Joel di Jalan Serdang tersebut karena merasa semua pelaku peredaran narkoba mau ditangkapi. “Semua mau ditangkapi narkoba,” demikian ucapan yang dilontarkan pelaku Warsito. Mendengar itu Joel tidak menanggapi perkataan pelaku Warsito, karena keberadaan Joel tidaklah untuk menangkap peredaran narkoba. Tapi saat mau keluar dari Jalan Serdang, tiba-tiba dari arah belakang pelaku Joel memukulkan batu ke kepala Joel. Mengetahui ada kejadian tersebut, warta di sekitar tempat kejadian perkara pun mulai rami berkumpul. Melihat warga sudah ramai, Joel pun langsung pergi melapor ke Polres Siantar.

“Keberadaan anggota saya (Joel-red) di Jalan Serdang itu ketepatan melihat keberadan Wawa sehingga Joel mau menyampaikan kepada Wawa untuk menghadiri surat panggilan pemeriksaan saksi kasus penganiayaan, tapi Joel kehilangan jejak Wawa. Saat itu Joel bertemu dan mempertanyakan keberadaan Wawa kepada Warsito, Warsito malah memukulkan batu ke kepala Joel dari belakang karena merasa akan menangkap pelaku peredaran narkoba di Jalan Serdang itu. Padahal Joel tidak mau menangkap apalagi Jalan Serdang itu bukan wilayah hukum Polres Simalungun,” ujar jelas Kapolsek mengakhiri.

Ditegaskan Kapolsek, terjadinya penganiayaan terhadap Bripka Joel P Gultom itu, para personil Unit Jahtanras Satuan Reskrim Polres Simalungun ikut bergabung dengan tim opsnal Unit Jahtanras Satuan Reskrim Polres Siantar dalam melakukan pencarian terhadap pelaku Warsito.

“Tadi malam kami sudah di lokasi sama personil Polres Siantar dan hingga saat ini masih dilakukan pengejaran terhadap pelaku karena perintah Pak Kapolres harus dapat,” kata Kapolsek. (fred/SS).

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed