Kejahatan Keji,Pria ini Tega Rampok Teman Sendiri

Siantar,suarasiantar.com |
Seorang pelaku pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Seram Bawah Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat ditahan Satreskrim Polres Pematangsiantar setelah diserahkan pihak keluarga,Senin (03/08/2020) dinihari.

Tersangka yakni seorang pria berinisial TRHM alias Raja (25) warga Afd C Toba Sari Kecamatan Pematang Sidamanik Kabupaten Simalungun.

“Tadi pagi ini dia nyerahkan diri diantarkan keluarganya,” ujarnya Kasubbag Humas Iptu Rusdi Ahya

Rusdi mengungkapkan kronologi kejadian berawal pada Selasa (28/7/2020) pagi sekira jam 09.00 WIB. Korban bernama Indra Bakti Lubis (63) yang pensiunan PNS berada di dalam rumahnya bersama tersangka.Namun, saat korban masuk ke dalam kamar tersangka langsung mencekik leher korban.

“Tersangka dan korban sudah seperti keluarga. Jadi tersangka tinggal dirumah korban.Buktinya uda dianggap keluarga dan tinggal disitu. Tapi, tersangka malah ingin berusaha menguasai harta korban dengan berusaha membunuh,”tuturnya

Lanjutnya,usaha tersangka yang ingin menguasai harta korban ternyata kandas. Pasalnya, korban saat itu langsung berteriak sehingga menjadi perhatian para tetangganya. Meski sempat berteriak, kepala korban lebih dulu sempat dibenturkan tersangka ke lantai rumah. Akibatnya, kepala korban bercucuran darah.

“Pas korban masih dicekik, dia masih bisa berteriak. Makannya tetangga mendatangi rumah korban. Setelah tetangga datang, tersangka langsung mengambil parang. Terus diancamnya si korban dan tetangganya itu. Siapa yang beritahukan akan kubunuh,” papar Rusdi lagi menirukan ancaman pelaku.

Usai mengancam, tetangga yang awalnya ingin memberikan pertolongan kepada korban, malah menjadi gagal. Sebab, tetangga korban yang ingin menolong tersebut hanya berjumlahkan satu orang.

“Cuman tiga mereka didalam rumah itu, lagian tetangga (saksi-red) tak bisa melawan,” tambahnya.

Selanjutnya, tersangka yang masih megang parang kembali memaksa korban untuk membuka 2 buah cincin emas london yg dipakai oleh korban. Tak itu saja, korban juga memberikan surat emas dan uang Rp 1,5 juta, serta meminta Handphone merk Xiaomi lantaran masih merasa terancam oleh perbuatan tersangka.

“Habis harta korban dijarahnya. Tetangga dan korban disuruhnya masuk kedalam kamar dan dikunci. Baru tersangka pigi meninggalkan kamar,”kata Kassubag Humas itu

Akibat perbuatannya tersangka diancam pasal 365 KUHPidana ancaman penjara dua belas tahun. (SS02/suarasiantar)

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed