Kapolres Siantar Press Release Keberhasilan Pengungkapan dan Penangkapan Tiga Pencuri di Toko Roti Ganda Jalan Kartini

Siantar, suarasiantar.com |
Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih, SIK, MH menggelar press release keberhasilan penangkapan pelaku pencurian di Toko Roti Ganda dan Pelaku Juru Tulis (Jurtul) judi jenis togel didepan Ruangan Sat Reskrim, Jumat (17/1/2020) siang.

Ditambahkan Kapolres, pelaku pencurian di Toko Roti Ganda yang ditangkap itu berinisial RM alias Ranto (28) dan MACL (41) keduanya warga Jalan Maluku, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar serta AS (16) warg Jalan Viyata Yudha, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari.

Pencurian pemberatan di Toko Roti Ganda yang terletak di Jalan Kartini, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar itu terjadi hari Minggu (29/12/2019) dini hari sekira pukul 03.00 Wib. Para pelaku memanjat dari samping dan berjalan kedepan di Lantai 2 dan mencongkel jendela menggunakan linggis.

Setelah didalam ruangan, pelaku mengambil kunci brangkas dari dalam laci meja kemudian membuka berangkas dan mengambil uang sebanyak Rp53 juta lalu mencabut kabel CCTV dan mengambil DVR. Setelah dilakukan penyelidikan, hari Minggu (12/1/2020) Kasat Reskrim Iptu Nur Istiono, SIK dan Tim Opsnal Unit Jahtanras berhasil meringkus pelaku RM alias Ranto sedang berjalan kaki di Jalan Maluku.

Diinterogasi, Pelaku Ranto mengakui perbuatan pencurian pemberatan di Toko Roti Ganda itu bersama pelaku  AS dan MACL alias Ade. Esok harinya, Senin (13/1/2020) Tim Opsnal Unit Jahtanras berhasil meringkus pelaku AS sedang nongkrong di Desa Tanah Merah, Kota Binjai dan hari Selasa (14/1/2020) pelaku MACL alias Ade diringkus dirumah temannya yang juga di Desa Tanah Merah itu.

“Pengungkapan kasus pencurian pemberatan di Toko Roti Ganda itu berawal penangkapan salah satu tersangka kemudian dari interogasi tersangka kembali berhasil meringkus dua tersangka lainnya di Desa Tanah Merah. Salah satu pelaku berinisial AS masih anak anak,”jelas Kapolres.

Kapolres menambahkan dari para pelaku disita barang bukti 1 unit sepedamotor Yamaha Mio Soul warna biru BK 2069 WT dan  1 lembar STNK nya, 2 unit Hp Android, 1 unit Tablet Merk Advan, 1 pasang sepatu sport merek Fashion warna abu abu, 1 buah Playstation merek Sony, 1 potong baju lengan pendek Merk Redblit warna biru dan 1 potong celana pendek merek 2 RR Denim wana  hitam.

Pelaku RM alias Ranto dan MACL alias Ade dipersangkakan melanggar Pasal 363 ayat 1 ke 4e, 5e KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara serta pelaku AS dipersangkakan UU No.11 Tahun 2012 Tentang Perlindungan Anak karena masih anak dibawah umur.

“Uang hasil pencurian dari Toko Roti Ganda itu tidak ditemukan karena sudah dibelanjakan ke beberapa barang dan untuk berfoya foya. Begitupun barang bukti  berupa barang barang yang dibeli dari uang hasil pencurian itu sudah disita,”ujar Kapolres menambahkan.

Tidak itu saja, Kapolres menegaskan dari interogasi para tersanka juga mengakui ada tiga lokasi kejadian (TKP) lain yang mereka lakukan diiwlayah Kota Siantar dan sudah berhasil menyita barang buktinya diantaranya 1 unit kayboard

“Hasil interogasi yang bersangkutan (Para tersangka) masih ada tiga TKP lain mereka diwilayah Kota Siantar ini dan sudah berhasil disita,”kata Kapolres AKBP Budi Pardamean Saragih mengakhiri. (Fred/suarasiantar)

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed