Ibu Dua Anak dan PIL “Nyanyi”, Penjual Sabu Jalan TVRI Diringkus Satres Narkoba Polres Siantar

Pematangsiantar, suarasiantar.com | Adanya pengakuan atau “nyanyian” ibu beranak dua berinisial Sit (39) dan Pria Idaman Lain (PIL), berinisial Ris (24), warga Jalan Nusa Indah, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, membuat oknum penjual narkotika jenis sabu berinisial KD (27). warga Jalan TVRI Kompleks SD Inpres, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, ikut diringkus tim operasional Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Pematangsiantar.

Informasi dihimpun, pada hari Selasa (26/11) sore sekira pukul 16.00 Wib, Kepala Satuan Reserse (Kasatres) Narkoba Polres Pematangsiantar, AKP David Sinaga, bersama Kanit Idik dan Tim Operasional, setelah menerima informasi dari masyarakat, menggerebek salah satu rumah kontrakan di Jalan Melati, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Pematangsiantar.

(fred/suarasiantar)

Di dalam ruangan tamu diamankan Sit bersama seorang PIL berinisial Ris, yang diduga baru selesai mengkonsumsi narkotika jenis sabu. Kasatres memerintahkan Tim Operasional melakukan penggeledahan di rumah tersebut, dan menemukan barang bukti berupa 1 buah pipa kaca pirex yang di dalamnya masih ada sisa pembakaran sabu, 2 paket sabu berat bruto 0.40 gram dan 1 buah bong terbuat dari minuman kemasan gelas.

Saat diinterogasi, pelaku Sit dan Ris mengakui mereka baru mengkonsumsi sabu yang diperoleh dari pelaku KD. Tidak ingin target operasi lepas begitu saja, Kasatres bersama tim operasional-nya langsung melakukan pengembangan.

Selanjutnya, malam harinya sekira pukul 19.30 Wib, Kasatres dan Tim Operasional berhasil meringkus pelaku KD di rumahnya di Jalan TVRI Kompleks SD Inpres, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat. Saat itu Pelaku KD mengetahui kedatangan Tim Operasional ekat mencampakkan 1 paket sabu yang dibungkus uang pecahan Rp 2000.

Akan tetapi Tim Operasional mengetahui dan langsung mengamankan pelaku KD dan menyuruh mengambil barang bukti berupa 1 paket sabu dengan berat bruto 1,03 gram tersebut. Tidak itu saja, dari dompet di dalam kantong celana pelaku KD, ditemukan barang bukti berupa uang sebesar Rp 950 ribu.

Begitu pun, pelaku KD tidak diam begitu saja, melainkan saat diinterogasi, mengaku barang bukti sabu tersebut diperolehnya dari seorang pria yang diketahuinya dengan panggilan Andre. Hanya saja, setelah dilakukan pencarian, ternyata Andre tidak berhasil ditemukan dan nomor ponsel-nya tidak aktif. Ketiga pelaku tersebut akhirnya dibawa ke Mako Polres Pematangsiantar.

“Ketiga pelaku itu, Sit, Ris dan KD sudah ditahan di ruang tahanan Satres Narkoba untuk kemudian akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih, SIK, MH melalui Kasubbag Humas IPTU Rusdi Ahya, saat dikonfirmasi hari Kamis (28/11) malam.

Sementara itu Kasatrres Narkoba AKP David Sinaga ketika dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp (WA) dengan singkat mengatakan, penangkapan pelaku KD itu berdasarkan hasil pengembangan dari penangkapan pelaku Sit dan Ris. (fred/SS)

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed