Formasi 7-4 dan Mata Panah Paskibraka Kota Pematangsiantar

Siantar, suarasiantar.

Pada upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, tanggal 17 Agustus 2019 nanti, Paskibraka Indonesia Pematangsiantar akan membentuk formasi 7-4 dan Mata Panah.

Hal ini disampaikan Colin Siahaan, salah satu pembina sekaligus pelatih dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Pematangsiantar, saat ditemui usai melatih di Lapangan H. Adam Malik Pematangsiantar, pada Senin (12/8/2019) sore sekira pukul 18.30 Wib.

“Untuk penentuan yang mana di antara kedua formasi yang akan dipakai pada upacara penaikan atau penurunan bendera, akan ditentukan sehari sebelum upacara,” ungkap Colin.

Tim Paskibraka Pematangsiantar 2019, usai menjalani sesi latihan, di lapangan H. Adam Malik, Senin (12/08/2019) (fred/ist)

Colin menjelaskan, Tim Paskibraka Pematangsiantar berjumlah 60 orang, berasal dari 25 sekolah SMA dan Madrasah sederajat, merupakan hasil seleksi ketat beberapa tahapan. Sebelumnya, dua orang Paskibraka Pematangsiantar sudah terpilih menjadi Calon Paskibraka Nasional 2019 dan Calon Paskibraka Provinsi Sumatera Utara, tetapi jumlah Paskibraka Pematangsiantar tetap menjadi 60 orang karena dua orang sudah ditambahkan dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Pematangsiantar.

“Persiapan Paskibraka Indonesia Pematangsiantar sudah mencapai 80 persen, tinggal pembinaan mental mereka saja yang akan kami latih,” demikain jelas Colin kepada awak media.

Pemilihan Paskibaraka Indonesia Pematangsiantar tahun 2019, dimulai sejak Februari 2019, dimana Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, melalui Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Drs Edi Noah Saragih, mengirimkan surat kepada kepala sekolah setingkat SMA dan Madrasah sederajat, untuk mengirimkan lima orang siswa/siswi-nya mengikuti seleksi bakal calon Paskibraka Indonesia.

Selanjutnya, sebanyak 500 siswa/siswi dari 25 sekolah itu diseleksi oleh Purna Paskibraka Indonesia, baik dari kalangan sipil, TNI dan Polri, dibawah naungan Dinas Pendidikan. Setelah melalui proses seleksi ketat selama dua minggu dengan melalui beberapa tahapan, terpilih 60 orang siswa dan siswi, meliputi 32 orang siswa dan 28 orang siswi.

Pada bulan Maret 2019, ke-60 siswa/siswi tersebut mengikuti Masa Orientasi di Taman Eden 100, Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), selama seminggu, selain kemudian mengikuti latihan rutin di Lapangan H. Adam Malik dan Lapangan SMA Taman Asuhan Pematangsiantar.

Dari hasil orientasi tersebut, terseleksi empat orang siswa dan siswi yang dikirimkan untuk mengikuti seleksi Calon Paskibraka Indonesia tingkat Provinsi dan Nasional. Hasil dari seleksi ini diperoleh satu orang siswi, yakni Sylvia Kartika Putri, yang terpilih menjadi Calon Paskibraka Nasional 2019, mewakili Provinsi Sumatera Utara,  dan satu orang siswa, Andre Purba, siswa kelas XI SMA Kalam Kudus Pematangsiantar, menjadi Calon Paskibraka Provinsi Sumatera Utara, mewakili Paskibraka Indonesia Pematangsiantar, pada upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. Purna Paskibraka Indonesia Pematangsiantar sendiri diketuai oleh Kopda Dimas Hari dan Pembina dari Dinas Pendidikan Pematangsiantar, Jhonson Sitinjak MPd.

“Paskibraka Indonesia Pematangsiantar itu merupakan kumpulan pelajar terbaik dari segi mental, fisik dan akademik. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat, agar adik-adik yang tergabung dalam Tim Paskibraka ini mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya pada upacara pengibaran bendera 17 Agustus nanti. Secara khusus kami juga mohon doa dan dukungan kepada Sylvia Kartika Putri,  yang menjadi Pembawa Baki Bendera Pusaka di Istana Negara, dan Andre Purba, sebagai pengibar bendera pada Tim Paskibraka Provinsi Sumatera Utara,” tutup Colin Siahaan. (fred/SS).

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed