Di Parapat, Tukang Cukur Rambut Pria Didominasi Perempuan

Simalungun, suarasiantar.com – Bila di berbagai tempat kita melihat tukang cukur tradisional atau tukang pangkas untuk pria juga di dominasi oleh kaum pria, namun hal berbeda terlihat di Kota Wisata Parapat, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.

Hampir di setiap sudut  Kota Parapat, ditemukan tukang cukur/tukang pangkas untuk pria justru dilakoni oleh kaum hawa.

Seperti yang terlihat di sebuah pangkas bermerk “Dolly” yang terletak dijalan Sisingamangaraja Parapat.

Grace Bakkara (28) salah seorang pekerja di pangkas “Dolly” tersebut ketika ditemui, Kamis (23/5/2019) menceritakan kisahnya menjadi tukang pangkas untuk pria dilakoni sejak tahun 2011.

Namun sebelum terjun menggeluti sebagai tukang pangkas untuk pria, ia mengaku sebelum bekerja di salon khusus perempuan.

“Karena pendapatan tukang pangkas cewek sedikit maka saya beralih ke tukang pangkas pria,” terangnya.

Bahkan menurutnya menjadi tukang pangkas untuk pria lebih menarik perhatiannya, karena model untuk rambut pria lebih banyak dibanding wanita.

Untuk mendapatkan keahliannya, Grace mengaku belajar dari abangnya bermarga Manurung selama tiga bulan.

Tarif untuk setiap pangkas rambut juga tidak mahal.

Untuk Dewasa, Grace mematok tarif Rp15 ribu dan anak-anak hanya Rp8 Ribu dan bila di hari Sabtu dan Minggu, ia bisa memangkas rambut pria 15 – 30 orang.

Ketika ditanya harapannya, Grace Bakkara berkeinginan memiliki tempat pangkas milik sendiri.

Sementara itu, Ebite Masder dan Untung Sihombing pelanggan yang cukur rambut di Dolly mengatakan, sangat puas dengan hasil cukur rambut yang dilakukan oleh Grace. (Joe)

Editor: Maris

Facebook Comments

News Feed