Cara Sederhana Hilangkan Bau Daging Kambing

suarasiantar – Saat Idul Adha seperti sekarang ini, tidak semua orang mampu berkurban daging sapi. Malah kebanyakan orang berkurban daging kambing. Artinya, makanan olahan daging kambing sangat terbuka lebar. Sementara seperti yang kita ketahui, jika tidak pintar mengolahnya, daging kambing memiliki bau yang agak anyir dan kurang sedap. Hal ini menjadi salah satu penyebab orang kurang suka untuk mengkonsumsi olahan daging kambing.

Namun ternyata, ada cara mengolah daging kambing agar bebas bau dan empuk saat disantap, seperti dikutip dari cnnindonesia.com.

Hal yang paling pertama perlu diperhatikan dalam mengolah daging kambing adalah jangan mencuci daging tersebut. Daging kambing yang dicuci justru dapat mempertajam bau amis dan membuat daging beresiko semakin alot. Mencuci daging sebelum dimasak tidak berlaku untuk daging kambing.

Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah menghilangkan lemak daging. Lapisan lemak yang menempel pada daging menjadi salah satu penyebab bau anyir pada daging kambing. Lemak yang menempel pada daging yang biasanya berwarna putih. Sebaiknya, iris dan buang lemak kambing sebelum diolah. Sebab jika lemak dikurangi, bau anyir tentu akan berkurang, namun jangan hilangkan semua lemaknya. Karena itu bisa membuat daging kambing lebih nikmat.

Hal ketiga yang perlu diperhatikan adalah, dalam pengolahan daging kambing. Daging ini akan semakin empuk berkat daun pepaya. Kandungan zat papain pada daun pepaya akan membuat daging empuk tanpa perlu berlama-lama dimasak. Caranya, tanpa dicuci, remas dan bungkus daging kambing yang telah dipotong bersama daun pepaya, lalu diamkan hingga satu jam.

Selain daun pepaya, buah nanas juga bisa menjadi alternatif lain untuk membuat daging kambing empuk.

Hal ke-empat dalam pengolahan daging kambing, rebus daging bersama dengan rempah-rempah, seperti daun jahe, serai dan kemangi pada air rebusan. Rempah-rempah lainnya, semisal ketumbar dan kunyit, juga dapat mengeluarkan aroma wangi yang mampu mengurangi bau amis daging. Selanjutnya, daging bisa diolah tanpa takut akan baunya lagi.

Hal ke-lima, gunakan air perasan jeruk nipis. Air perasan jeruk nipis mampu mengurangi bau amis yang disebabkan oleh bakteri yang dikandung daging ini. Hal ini berlaku terutama jika daging sudah sempat dicuci, penggunaan perasan jeruk nipis bisa menjadi solusinya.

Caranya, balur perasan jeruk nipis pada daging lalu diamkan sekitar setengah jam.

Selain jeruk nipis, garam juga bisa digunakan untuk membantu mengurangi bau amis. Cukup membaluri daging dengan garam lalu diamkan sekitar satu jam.

Demikian beberapa hal sederhana yang perlu dilakukan dalam pengolahan daging kambing. Selamat mencoba dan selamat menikmati olahan daging kambing. (sumber:klikhijau/cnnindonesia).

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed