Bocah Penderita Tumor Ginjal Butuh Bantuan

Pematangsiantar, SS – Laurenz Kristian Hutagalung (2,4) warga Jalan Enggang, Kelurahan Sipinggol-pinggol, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, kini hanya bisa terbaring di tempat tidur. Sesekali ia terlihat merintih kesakitan akibat sakit yang dideritanya.

Kristina Romauli Ritonga (33),  ibu dari Laurenz Hutagalung saat ditemui di kediamannya, Rabu (07/08) mengungkapkan anaknya mengalami penyakit Tumor pada Ginjal dan Cairan dibagian paru-paru.

Laurenz Kristian Hutagalung saat ditunggui keluarganya (SS)

Ia menuturkan awalnya anak kedua mereka mengalami mencret dan perut gembung sembari demam. Kondisi itu pertama kali tidak terlalu dikuatirkan, tapi mereka membawa anak mereka, Laurez Kristian Hutagalung berobat. Apa yang mereka lakukan sedikit memuaskan, hanya saja gembung dari perut tak kunjung berkurang.

Guna mendapatkan kepastian, kami memilih membawanya ke rumah sakit. Dari sana diketahui ada masalah di ginjal, tanggal 8 Mei 2019. Tidak lama dirujuk ke Medan untuk penanganan medis lebih serius.

Laurenz Kristian Hutagalung, bocah penderita tumor di ginjal asal Pematangsiantar (SS)

“Selama dua hari di Medan, anak ini positif diketahui telah mengidap tumor dibagian ginjal. Saat itu belum diketahui apakah tumor ganas atau tidak. Sekitar 3 hari setelah hasil didapatkan, anak ini rujuk kembali ke rumah sakit type A,” jelasnya.

Lanjutnya, begitu diperiksa lagi, ditemukan ada cairan di paru-paru dan diketahui itu merupakan bagian tumor yang menyebar ke hati. Karena tumor dinilai telah cukup besar, pihak medis tidak berani mengambil tindakan operasi.

Dokter yang menangani menjelaskan bahwa, “penanganan tidak bisa lagi”. Setelah mendengar penjelasan dokter, kedua orang tua anak tersebut cukup terpukul, demikian ungkap Kristina.

Untuk melakukan pengobatan sementara, Kristina mengaku masih mengandalkan BPJS Kesehatan. Untuk bantuan dari Pemko Pematangsiantar, Kristina mengakui belum mendapatkannya.

Kristina, kini berencana membawa anaknya berobat ke Rumah Sakit di Penang, Malaysia. Namun dikarenakan keterbatasan dana, Ia belum dapat membawa anaknya berobat. Ia berharap, kiranya ada dermawan yang membantu pengobatan anaknya ke rumah sakit di Penang Malaysia. (joe)

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed