by

Bikin Terenyuh! Di Usia 84 Tahun Tetap Jadi Juru Parkir, Puasa Tak Tinggal

Siantar, suarasiantar.com – Kulitnya gelap dan mulai mengeriput, hilir mudik di pinggiran jalan mengatur lalu lintas sudah menjadi tugas kesehariannya, dialah Anwar Tanjung yang setiap hari berjuang mencari nafkah di  pinggir jalan besar Kota Pematangsiantar.

Pendengaran pria tua ini sudah tidak setajam masa mudanya dulu, mengakibatkan sedikit halangan baginya ketika Anwar harus berkomunikasi.

Baginya, matahari dan asap knalpot sudah menjadi teman setianya sejak masih berusia 35 tahun. Namun usianya yang kini sudah beranjak 84 tahun, masih setia pada pekerjaannya sebagai juru parkir.

Melihat usianya yang sudah renta,boleh jadi ia merupakan juru parkir paling tua di Kota Siantar.

Lahan parkirnya di Jalan Bandung, peris di depan sebuah toko ponsel, pun hanya berukuran 2,5 meter dan hanya parkir khusus untuk sepeda motor.

Anwar Tanjung (joe/SS)

Dari parkir tersebut, ia mengaku hanya bisa mendapatkan Rp30 rupiah setiap harinya. Di usia 84 tahun, Anwar Tanjung juga terlihat kesulitan berdiri untuk menagih uang parkir pengendara.

Ia hanya berharap para pengendara yang parkir di lahannya bisa mengerti keadaannya dengan memberikan seiklasnya.

“Tiga puluh ribu itu juga masih dibagi dua pak sama toke, jadi saya bawa uang hanya lima belas ribu,” tuturnya.

Ditanya kenapa masih menjadi juru parkir di usia yang sudah sangat senja ini? Tidak banyak yang bisa diceritakannya, dia hanya tersenyum bagai menyembunyikan sesuatu.

Dia hanya menjawab apa adanya, hanya untuk mencari uang makan dan tak jarang ia diberi makanan dari orang yang bersimpatik padanya.

Anwar Tanjung (joe/SS)

Untuk tempat tinggal? Anwar Tanjung kini hidup bersama anak perempuannya yang sudah berkeluarga di Jalan Sriwijaya, Gang Sewu. Bahkan untuk pulang ke rumah atau sebaiknya, Anwar Tanjung harus berjalan kaki.

“Anak saya empat pak, dua laki-laki dan dua perempuan. Satu tinggal sama saya, yang tiga lagi merantau, dan istri saya sudah meninggal enam tahun lalu,” terang Anwar Tanjung.

Ketika ditanya tentang bantuan pemerintah yang pernah didapatnya, Anwar Tanjung mengeluhkan sampai saat ini ia mengaku tidak pernah mendapatkannya.

Walaupun sudah berusia senja, di Bulan Ramadhan ini, Anwar Tanjung mengaku tetap berpuasa.

“Sesanggupnya aja pak,saya masih kuat berpuasa walaupun hanya setengah hari,” pungkasnya.(joe)

Editor: Maris

Facebook Comments

News Feed