Aneh, Kompak Mengaku Tak Tahu Keberadaan Pohon Yang Ditebangi di Terminal Tanjung Pinggir

Pematangsiantar, suarasiantar.

Beredarnya kabar sebagai oknum yang menyuruh menebangi puluhan pohon yang ada di kompleks Terminal Horas, Tanjung Pinggir, Jalan AMD, Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Siantar Martoba, Pematangsiantar, membuat Jhon Liben Saragih, angkat bicara.

Dikonfirmasi melalui pesan di Whatsapp (WA) kemarin, Senin (19/8/8) malam, sekira pukul 22.57 Wib, membenarkan adanya penebangan puluhan pohon di kompleks Terminal Horas, Tanjung Pinggir tersebut dan juga salah satu jenis pohon yang ditebangi tersebut merupakan mahoni.

“Kita membenarkan adanya pemotongan beberapan pokok kayu di sekitar Terminal, tetapi saya tidak ikut melakukan penebangan,” ujar Jhonliben, salah seorang ASN di Terminal Horas ,Tanjung Pinggir, tersebut. Bukan jenis itu saja, ada beberapa jenis kayu yang di potong dan kita tidak hapal namanya,” ujarnya.

Jhon Liben menjelaskan, penebangan pohon itu dalam rangka kebersihan, karena kayu pohon itu ada beberapa yang mengakibatkan sampah dan menghalangi lampu disekitar terminal, yang memang perlu dilakukan kebersihan dengan melakukan pemotongan kayu.

Untuk batang pohon yang ada diluar terminal tersebut, pihaknya sudah menyurati dinas terkait, yakni Dinas Tarukim Kota Pematangsiantar, karena kedepannya, akan dilakukan pengoperasian terminal secara maksimal, dengan membangun penerangan yang baik mulai dari pintu masuk.

Batang pohon yang ditebangi tersebut, ditawarkan kepada masyarakat, dengan catatan, kayu dibersihkan dan tidak dibiarkan menjadi sampah, karena Terminal Horas, Tanjung Pinggir, tidak ada dana khusus untuk melakukan kebersihan.

“Nanti pemotongan dan perantingan akan berlanjut sampai diluar terminal, mulai dari Simpang Jalan AMD, sampai ke terminal,” jelasnya.

Namun sangat disayangkan, Jhon Liben mengaku tidak mengetahui keberadan puluhan batang puluhan yang ditebangi tersebut, dengan alasan tidak mengurusnya. Pemotongan puluhan pohon itu sudah diberitahukan kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah 2 Sumatera Utara.

“Kalau batangan pohonnya saya tidak tahu kemana, karena kita tidak mengurusnya, maka kita tawarkan kepada masyarakat, siapa yang mau. Kami di bawah naungan BPTD Wilayah 2 Sumut, telah melakukan pemberitahuan ke BPTD Wilayah 2 Sumut, karena segala sesuatu yang menyangkut pekerjaan, Pak Siahaan,” ujar Jhon Liben Saragih, yang namanya sudah dikenal bisnis perkayu di Kota Pematangsiantar itu, mengakhiri.

Sementara itu sebelumnya, Kepala Terminal Horas Tanjung Pinggir, Jumanter Pangaribuan, saat dikonfirmasi,  membantah beredarnya kabar puluhan batang pohon yang ditebangi telah dijual, tetapi sama sekali tidak mau memberitahukan keberadaan puluhan batang pohon tersebut. “Coba telusuri itu Pak, dijual atau tidak,” ujar Jumanter Pangaribuan, tanpa memberitahukan keberadaan puluhan batang pohon kayu yang telah ditebangi tersebut. (Fred/SS).

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed