Adik Bandar Shabu Kampung Banjar,Pukul Polisi Yang Menyamar

Siantar,suarasiantar.com |
Jameng (40) diduga pengedar narkotika jenis sabu Kampung Banjar tepatnya Jalan Catur, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat, Siantar memang selamat dari penjara setelah selamat dari penangkapan tetapi adiknya berinisial MM harus diamankan dan berurusan dengan penyidik Satuan Reskrim Polres Siantar akibat mengkeroyok salah satu personil Satuan Reserse (Satres) Narkoba hari Minggu (12/1/2020) pagi sekira pukul 10.00 Wib.

Informasi beredar yang berhasil dihimpun, hari Minggu (12/1/2020) pagi menindak lanjuti informasi dari masyarakat Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Siantar membuat strategi Undercover Buy yakni salah satu personil menyamar sebagai pembeli untuk berencana menangkap Jameng diduga pengedar sabu di Kampung Banjar.

Sekira pukul 10.00 Wib tepatnya di Simpang Tiga Jalan Catur, personil menyamar pembeli itu berhasil memiting leher Jameng saat mengetahui Jameng membawa narkotika jenis sabu yang sudah disepakati akan dibeli sebelumnya.

Pelaku MM diketahui adik Jameng ketepatan sedang minum jamu beberapa meter dari lokasi melihat pemitingan itu kemudian pelaku MM bersama dua orang temannya langsung mengkeroyok personil tersebut sehingga Jameng berhasil lepas dari pemitingan dan kabur.

Para Tim Opsnal langsung keluar dari tempat persembunyian dan menangkap pelaku MM. Tim Opsnal sudah berusaha mengejar Jameng dan dua orang yang ikut mengkeroyok itu tapi berhasil kabur. Begitupun, Tim Opsnal langsung memboyong pelaku MM ke Mako Polres Siantar.

Tidak teirma telah mengganggu pelaksanaan tugasnya memberantas peredaran narkoba terlebih lagi telah mengkeroyoknya, personil Satres Narkoba itu membuat laporan pengaduan ke ruangan Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Siantar lalu menyerahkan pelaku MM ke salah satu ruangan pemeriksaan Satuan Reskrim.

“Si Jameng sudah berhasil kabur, bang karena adiknya (Pelaku MM) memukul polisi itu saat menangkap si Jameng. Mungkin adiknya itu tidak tahu kalau yanag dipukuli itu polisi karena melihat abangnya Jameng seperti mau dipukuli. Adeknya Jameng sudah diamankan polisi,”ujar MR salah satu warga ditemui wartawan.

Sementara itu Kepala Satuan Reserse (Kasatres) Narkoba AKP David Sinaga, SH, MSi dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya salah satu personilnya dikeroyok saat melaksanakan tugas penangkapan terhadap diduga pengedar narkotika jenis sabu di Jalan Catur, Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar hari Minggu (12/1/2020) pagi kemarin.

“Benar ada anggota kita dipukul saat penangkapan terhadap pengedar sabu berinisial JM, dan oknum yang memukul itu merupakan adek kandung dari JM diketahui berinisial MM,”ucap Kasatres Narkoba AKP David Sinaga dikonfirmasi wartawan didepan ruangnya hari Senin (13/1/2020) sore sekira pukul 16.30 Wib.

David menjelakan hari Minggu (12/1/2020) pagi  anggota membuat strategi Undercover Buy atau penyamaran sebagai pembeli. Setelah sepakat bertemu di Jalan Catur, anggota yang menyamar itu melihat JM membawa sabu sesuai pesanan sehingga anggota langsung menangkap JM dengan memiting leher supaya tidak kabur.

Tapi pelaku MM tiba tiba datang dan langsung mengkeroyok anggota tersebut karena tidak terima penangkapan terhadap JM. Anggota itu mencoba menangkis pukulan pelaku MM tetapi pitingannya terlepas sehingga JM berhasil kabur.

“Pelaku MM tidak terima abangnya JM ditangkap makanya mengkeroyok. Anggota yang dipukuli itu mengalami lembam dibagian pipi sebelah kanan, bagian kepala dan kuping sehingga membuat laporan pengaduan ke SKPT lalu pelaku MM kita serahkan ke ruangan Sat Reskrim untuk diproses dan hingga saat ini masih di tahan,”kata David pernah menjabat Kapolsek Siantar Martoba Polres Siantar itu mengakhiri. (Fred/suarasiantar)

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed