48 Pelajar Bolos Sekolah Terjaring Patroli Sat Pol PP Kota Siantar

Pematangsiantar, suarasiantar.

Sebanyak 48 pelajar, baik SM-SMK sederajat dan SMP bolos sekolah, terjaring patroli pegawai Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Pematangsiantar, yang dipimpin Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kabid Trantibum), Maharaja Nababan, pada Selasa (20/8) pagi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kota Pematangsiantar, Robert Samosir, saat ditemui mengatakan, ke-48 orang pelajar tersebut meliputi 19 pelajar orang SMA-SMK sederajat dan 5 orang pelajar SMP dari, 24 sekolah yang ada di Kota Pematangsiantar.

Para pelajar tersebut terjaring bolos sekolah di beberapa lokasi warung internet (warnet) dan tempat permainan bilyard yang ada di seputaran Jalan Kartini, Jalan Pane, Jalan Melanthon Siregar dan lainnya.

“Para pelajar yang terjaring itu bolos sekolah dengan masih berpakaian dinas sekolah dari beberapa warnet dan bilyard,” katanya.

Robert menegaskan, para pelajar yang terjaring tersebut di data, kemudian diberikan sanksi berupa membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi bolos sekolah, dan dijemput pihak guru dari sekolah masing-masing.

“Penjaringan para pelajar bolos itu untuk memberikan efek jera supaya tidak mengulangi perbuatan bolos sekolah, apalagi berpakaian dinas sekolah, karena itu kita berikan sanksi dengan membuat surat pernyataan serta dijemput oleh guru masing-masing,” tegas Robert.

Maki-maki Pegawai, Penjaga Warnet GG Net Diarak ke Kantor Sat Pol PP

Lebih lanjut Robert menambahkan, dari patroli pelajar bolos sekolah itu, pihaknya terpaksa mengamankan pemilik warnet GG Net, yang terletak di Jalan Kartini, bernama Efendi, karena telah memaki-maki Pegawai Sat. Pol. PP, saat hendak mengejar pelajar bolos yang naik ke lantai 2 warnet tersebut.

“Penjaga Warnet GG Net, Efendi, diamankan, karena memaki-maki anggota, saat hendak mengejar pelajar yang dibiarkan bersembunyi ke lantai 2 warnet itu. Kami akan berikan sanksi dengan memeriksa surat izin usaha Warnet GG Net itu ke Kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pematangsiantar, kemudian bila tidak memiliki surat izin usaha, maka akan dilakukan tindakan tegas,” ujar Robert Samosir mengakhiri. (fred/SS).

Facebook Comments

Comment

Leave a Reply

News Feed